Pidato Membangkitkan Generasi Muda Penerus bangsa


Assalamualaikum Wr.Wb
Yang saya hormati Bapak/Ibu guru 

Pertama – tama marilah kita sampaikan rasa puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Semesta Alam yang senantiasa memberikan hidayah dan nikmat-Nya sehingga kita semua dapat berkumpul dalam ruangan ini dalam keadaan sehat walafiat. Tak lupa marilah kita haturkan shalawat serta salam kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW.

Hadirin yang saya hormati,
Pada kesempatan ini izinkanlah saya untuk menyampaikan pidato tentang  Membangkitkan Generasi Muda Penerus bangsa
Hadirin sekalian..
Izinkan saya menyampaikan pidato yang berjudul Membangkitkan Generasi Muda Penerus Bangsa.

Hadirin yang saya sayangi..
Bangsa yang kuat adalah bangsa yang memiliki pemuda-pemuda yang hebat. Pemuda sebagai ujung tombak perubahan,yang mampu menbawa bangsa nya untuk bersaing, dan sejajar dengan bangsa lain.

Membahas mengenai generasi muda Indonesia, marilah kita tengok sejenak generasi muda di era 1900-an. Generasi muda saat itu menjadi pelopor persatuan dalam symbol tanah air, kebangsaan, dan bahasa persatuan melalui Sumpah Pemuda. Generasi muda memiliki semangat tinggi untuk melakukan perubahan, semangat itu muncul ketika mereka melihat suatu kejanggalan pada bumi pertiwi. Namun, bila melihat di masa kini, apa yang generasi muda lakukan ?

Indonesia saat ini tidak membutuhkan generasi pemalas, yang mudah terpengaruh oleh  dampak negative globalisasi, dan tidak mengindahkan nilai-nilai luhur bangsa. Tetapi Bangsa Indonesia sangat membutuhkan generasi muda yang memiliki jiwa nasionalis, religious, semangat tinggi, dan generasi muda yang berani berpendapat, berani bertindak, dan berani bertanggung jawab. Maka untuk itu mari kita mulai dari merubah karakter para pemuda bangsa ini. Karena jayanya suatu bangsa tergantung dari para pemuda nya. 

Hadirin yang saya hormati

Berbicara tentang anak muda, maka kita buka berbicara lagi tentang umur. Berbicara tentang anak muda, kita berbicara tentang pilihan sikap. Ingin menjadi seseorang yang pesimis atau optimis. Bahwa pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Yang jelas kita akan tua setua keputusan kita. Kita akan muda, semuda harapan kita. Selama harapan keyakinan, dan optimisme masih ada di dalam dada. Maka kita semua akan selamanya muda demi bangsa dan negara.

Hadirin yang saya hormati

Disini saya sangat terinspirasi Seorang perdana mentri pertama di inggris, margaret thatcher pernah mengatakan. Perhatikan apa yang kita pikirkan, karena itu akan keluar menjadi ucapan, menjadi kata kata. Perhatikan apa yang kita ucapkan karena itu akan keluar menjadi tindakan, menjadi actions. Perhatikan apa yang kita lakukan, karena ketika itu di ulang ulang terus, dia akan menjadi habits(kebiasaan) Perhatikan kebiasaan kita mulai dari mata terbuka sampai mata tertutup lagi. Karena dia akan menjadi karakter. Perhatikan karakter kita karena demikian lah takdir kita. Dengan kata lain, apa yang kita pikirkan itu lah takdir kita. Dan takdir kita adalah nasib bagi bangsa ini. Para pemuda generasi bangsa seharusnya paham. Dengan Urusan kun fayakun adalah urusan yang maha kuasa. Urusan kita adalah berikhtiar semaksimal mungkin. Ditanya perubahan terbesar dimulai dari mana? Dimulai dari mindset kita sendiri. Pertanyaannya selama ini, mindset kita diisi dengan nutrisi seperti apa? Apa yang kita baca? Apa yang kita lihat? Apa yang kita dengar? Apa yang kita serap? Bagaimana habits kita akan terbentuk dan arahnya akan kesana.

Sekian Pidato yang dapat saya sampaikan. Semoga barmanfaat untuk kita semua. Mohon maaf apabila ada kekurangan dan tutur kata yang salah. Saya akhiri Wassalamualaikum Wr.Wb





0 komentar: